RSS

Sang Pujangga dan Gayus Tambunan

12 Nov

Menyaksikan berita adalah sarapan paling enak di pagi hari. Ditemani secangkir kopi, rasa lapar informasi akan terpuaskan dalam setengah jam.

Hmm…. sayangnya terkadang tidak semua berita yang kita lihat dan kita dengar di layar kaca bermanfaat untuk kesehatan otak dan mental. Bahkan seringkali rasa lapar berubah menjadi mual…πŸ™‚πŸ˜‰

Setelah hampir dua minggu dijejali berita tentang letusan Merapi dan tsunami Mentawai, kini sajian sarapan, lunch dan menu makan malam dipenuhi seraut wajah berkacamata yang katanya “mirip Gayus”. Heyy… inikah berita nasional kita?

Sang Pujangga

Jyah… barangkali kita memang memerlukan berita tentang Gayus. Bukan karena seorang Gayus adalah pahlawan atau manusia berprestasi. Bukan! Gayus bukan publik figure, bukan pula contoh masyarakat teladan.

Cerita Gayus hanyalah kisah perilaku menyimpang. Seorang yang menonjol di dunia bisnis bawah tangan dan kongkalikong. Gayus adalah representasi dari kerendahan moralitas.

Bercermin pada karya sejarah Pujangga Keraton Kasunanan, Ronggowarsito, sepertinya Gayus itu indikator nyata dari ZAMAN EDAN…

Amenangi jaman edan ewuh aya ing pambudi
melu edan ora tahan
yen tan melu anglakoni boya kaduman melik
kaliren wekasanipun
Dilallah karsaning Allah
Sakbeja-bejaning wong kang lali
luwih beja wong kang eling lan waspodho
(Serat Kalatidha, bab 8; Sumber : http://www.karatonsurakarta.com/ronggowarsito.html )

Bukankah benar Gayus seorang terdakwa kasus korupsi dan penyuapan kelas kakap. Dari yang kita dengar dan lihat, Gayus adalah produk materialisme sejati. Kemunculannya telah menyeret banyak orang masuk dalam lingkaran setan zaman edan, berlomba mencari kekayaan materi, lupa nurani dan Tuhan…

Maka… waspadalah… waspadalah!! (πŸ˜‰ …. haa, mirip pesan bang Napi kayaknya)

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 12 November 2010 in Cerita Miring

 

Tag: , ,

14 responses to “Sang Pujangga dan Gayus Tambunan

  1. sedjatee

    12 November 2010 at 16:49

    benar banget mas Wardoyo…
    sekarang zamannya sangat materialis
    uang menjadi penguasa
    hukum diperjual belikan
    semoga kita terhindar dari perilaku itu
    salam sukses..

    sedj

     
    • wardoyo

      13 November 2010 at 18:04

      Ada komentar menarik dari bung Mahfud di TV Nasional…. (kalau saya gak salah kutip): … Gayus harus dimiskinkan bla…bla..bla..
      Apa benar, sikap mental dan perilaku ala Gayus itu penyakit orang kaya? Jadi obatnya cuma memiskinkan si pelaku?

      *pikir-pikir dulu*πŸ˜‰

       
  2. abifasya

    14 November 2010 at 14:18

    kalau uang dah berkuasa gak ada lagi yang namanya “SALAH”, salah bisa disulap jadi bener, dan bener mampu disingkirkan.
    orang yang salah hanya orang miskin dan tidak berkuasa, sementara orag kaya dan penguasa tidak pernah salah, kalaupun salah kembali lagi poin awal kalau org kaya dan penguasa itu tidak pernah SALAH

    __________________________________

    setengahnya saya setuju, kang …. setengahnya lagi *pikir-pikir dulu* …πŸ˜€πŸ™‚

     
  3. MENONE

    15 November 2010 at 13:35

    menone mo bicara jujur nich………” pingin banget nonjok mukanya gayus”

     
    • Bumi Al Fattah

      15 November 2010 at 16:23

      Setuju ama MENONE. saya ajah gemes banget kalau lihat gayus.

      Kadang saya mikir, apa dia dan temen “sepermainannya” gak ingat ya kalau hidup cuma sejenak.
      Gak inget azab apa yg akan didapatnya di akhirat?
      Naudzubillah.

      Oh ya, perkenalkan, saya blog baru, Catatan Bumi
      Jika berkenan, silahkan mampir. tapi maaf jamuannya hanya sekedarnya…
      Hehehehehe

      salam kenal

       
      • wardoyo

        16 November 2010 at 10:28

        Salam kenal juga…
        Jamuan di “catatan bumi” cukup mengenyangkan lho…

         
    • wardoyo

      16 November 2010 at 10:27

      Jangan terlalu galak, menone….πŸ˜€ kasihan keluarganya Gayus… pasti malu sekali

       
  4. Common Cyber

    15 November 2010 at 17:51

    haduh..gayus lagi gayus lagi. pengin jitak deh.
    Kalau begini jadinya, bisa lahir kosa kata baru nih dalam bahasa gaul.
    Kata lain dari menyeleweng = nggayus
    hahahahahaha

    Salam persahabatan dari Common Cyber. Berkunjung ke Blog yang Asyik ini.

    Commoncyber – Situs online Dua Bahasa
    All about Computer, Monetize, and Cyber World

     
    • wardoyo

      16 November 2010 at 10:30

      Nggayus ….?? πŸ˜€πŸ˜‰

       
  5. bundadontworry

    15 November 2010 at 20:24

    wah, bener2 kalau koruptor di negeri kita berubah jadi selebriti yang tampangnya tak henti menghiasi layar kaca, dgn tersenyum dan melambai2kan tangan………miris……..😦
    seolah mereka tdk berbuat zalim sama sekali, padahal merekalah yg membuat negeri ini miskin.
    lalu, terbukti satu lagi, bahwa aparat kita ternyata masih hijau matanya jika lihat duit, entah halal atau haram tak peduli lagi …
    kapan ya koruptor2 ini dimiskinkan?
    salam

     
    • wardoyo

      16 November 2010 at 10:44

      Itulah PeER panjang pemerintah dan masyarakat….

       
  6. Let's Share Together

    17 November 2010 at 16:35

    gayus selalu membuat sensasi.
    koruptor gak takut hukum. :berbusa

     
    • wardoyo

      19 November 2010 at 08:12

      cocok, mas dengan suara hati kebanyakan orang

       
  7. Kakaakin

    21 November 2010 at 10:39

    Permisi.. numpang tanya…
    Memangnya masih banyak ya duitnya Om Gayus, sampai-sampai banyak yang rela membuang rasa malu melibatkan diri dengannya?

    _________________

    baru tahu yaa…. duitnya Gayus sudah nyangkut kemana-mana…πŸ˜€πŸ˜€

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: