RSS

SITUS

10 Nov
UU Cagar Budaya

UU Cagar Budaya

Berhati-hatilah dengan benda peninggalan sejarah.

Menjaga peninggalan sejarah dilindungi undang-undang lho.

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 10 November 2009 in Situs Sejarah

 

14 responses to “SITUS

  1. Kakaakin

    10 November 2009 at 18:39

    Bagaimana cara kita menjaga peninggalan sejarah ya??

     
    • wardoyo

      10 November 2009 at 20:21

      Baca saja tulisan di papan nama di atas : “Barangsiapa dengan sengaja merusak ..dst, membawa, memindahkan, mengambil, mengubah bentuk dst… tanpa izin dari pemerintah …”

      Artinya :
      1. Tidak melakukan tindakan tsb tanpa izin, atau
      2. Melakukan tindakan tersebut di atas dengan izin pemerintah.

      Keduanya benar secara hukum.

      Untungnya ISI BUKU SEJARAH tidak termasuk dalam pasal yang dimaksud ya. Kalau termasuk, pastilah blok ini – yang isinya sering menyimpang dari buku sejarah baku – bakalan dianggap melanggar pasal… ha..ha..

       
  2. nia

    11 November 2009 at 07:07

    Mari kita jaga bersama²

    __________________

    Terimakasih bu Nia.

     
  3. Fitri

    11 November 2009 at 09:04

    Cuma mau bilang, link nya sudah terpasang pada blogroll saya. Silahkan dicek ya.

     
    • wardoyo

      11 November 2009 at 09:05

      terimakasih bu Fitri

       
  4. Dangstars

    11 November 2009 at 10:46

    Amankan terus om benda bersejarah kita,

     
  5. Dangstars

    11 November 2009 at 10:49

    Terimakasih telah mengingatkan
    Benda bersejarah

    ________________________

    terimakasih juga…

     
  6. ikiakukok

    11 November 2009 at 13:17

    sudahkah undang-undang ini dilaksanakan? banyak saya melihat situs bersejarah yang dicoret-coret tapi tidak pernah saya mendengar ada yang diberikan sanksi apalagi sampai 100juta

     
    • wardoyo

      12 November 2009 at 08:04

      Hal itu hanya menunjukkan betapa lemahnya penegakkan hukum di negara ini. Hukum dan peraturannya sih sudah ada…

      Mudah-mudahan perusak cagar budaya banyak berfikir ulang tentang akibat hukumnya, sehingga pusaka bangsa bisa terselamatkan…

       
  7. sedjatee

    11 November 2009 at 13:28

    wah… ini bener-bener situs bersejarah… bukan situs porno, hehehe… salam sejarah…

    sedj

    __________________

    pujian ini kuterima dengan lapang dada… ha..ha..
    salam sejarah juga untuk bung sedjatee

     
  8. sunflo

    11 November 2009 at 15:30

    sy juga suka dg yg namanya sejarah, n sejarah yg berharga harus dijaga, dg adanya peninggalan bersejarah, bagi sy pribadi, bisa menapaktilasi kehidupan masa lampau, bg sy pribadi, dg mengenang masa lampau, diharapkan bisa mengambil pelajaran untuk kehidupan masa kini…

    _____________________

    Terimakasih…. perhatian terhadap sejarah akan menghasilkan kepedulian…

     
  9. agoesman120

    11 November 2009 at 19:15

    Sudah banyak situs bersejaran di negeri ini pindah ke tangan-tangan kolektor domestik & manca… semoga papan peringatan tsb tidak hanya sekedar slogan… tapi didukung oleh semua pihak..jangan sampe kita mau belajar sejarah nusantara harus ke negeri belanda or jerman….dll
    Salam Sejarah

    _______________________

    itulah bagian dari keprihatinan kita sebagai bangsa…
    ternyata masih banyak yang tidak menyadari pentingnya benda-benda bersejarah

     
  10. guskar

    11 November 2009 at 21:23

    mengingat tipikal masyarakat indonesia pada umumnnya yg kurang memperhatikan papan peringatan, maka selain peringatan secara tertulis mestinya dibarengi dengan pengawasan langsung oleh petugas purbakala

     
  11. genthokelir

    14 November 2009 at 10:18

    wah lengkap dengan foto fotonya keren ulasanya menambah wawasan
    salam

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: